Kupas Tuntas Tentang Tes Analogi Seleksi CPNS 2018

By | 29 September 2018

Dalam Seleksi Penerimaan CPNS, Soal CPNS 2018 yang akan kamu lalui adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes SKD merupakan momok tersendiri jika kamu hadapi tanpa persiapan karena tes ini terdiri dari Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Dalam Tulisan kali ini admin mengupas tentang TIU, dimana TIU ini terdiri dari Analogi, Sinonim, Antonim, Pengelompokkan kata, Pemahaman bacaan, Deret Angka, Deret Huruf, Hitung cepat, Penalaran Logika, Penalaran Analitic, dan Soal cerita Matematika

Banyak Peserta tes yang gagal dalam TIU ini, karena tidak mencapai nilai ambang batas yang ditentukan. untuk itu sebaiknya perbanyak persiapan dan pelajari tips dan triknya. berikut kami kupas masalah TES ANALogi sebagai berikut:

MATERI TES ANALOGI

1. Pengertian Tes Analogi

Tes kemampuan verbal yang dikerjakan dengan menentukan hubungan makna antara dua kata. Tes analogi sering disebut juga dengan tes padanan hubungan kata. Melalui tes ini, kemampuan dan pengetahuan seseorang dalam mengartikan arti kata, Fungsi kata, hubungan antar kata, dan pemakaian serta padanan fungsi dengan kata yang lain dapat diketahui. tes analogi merupakan salah satu bentuk

2.Tujuan dan Fungsi Tes Analogi

  • Mengetahui kemampuan seseorang dalam menentukan persamaan hubungan makna antara dua kata;
  • Mengetahui kemampuan seseorang dalam mengartikan kata, fungsi kata, hubungan antar kata, dan pemakaian serta padanan fungsi dengan kata yang lain;
  • Mengetahui pengetahuan dan wawasan seseorang;
  • Mengetahui ketelitian dan kejelian seseorang.

TIPS DAN TRIK

Sebelum mengerjakan tes analogi

  • Perbanyak kegiatan membaca buku atau literatur yang mendukung, karena seperti halnya tes sinonim dan antonim, dalam tes ini keleluasaan pengetahuan dan wawasan seseorang juga dapat dilihat;
  • Perbanyak perbendaharaan kosa kata dengan jeli mencari/membaca arti kosa kata yang baru didapatkan/diperoleh, di
    dalam kamus;
  • Pelajari materi-materi tes analogi atau padanan hubungan kata. Dengan demikian, dapat mengerjakan tes dengan sesungguhnya;
  • Perbanyak berlatih dengan mengerjakan soal-soal padanan hubungan kata/analogi;
  • Perbanyak perbendaharaan kata dan mengasah pengetahuan juga dapat dilakukan dengan sering mengerjakan teka-teki silang
  • Persiapkan diri dengan istirahat yang cukup. Sering kali, seseorang sebenarnya memiliki kemampuan untuk mengerjakan tes. Namun, ketegangan atau kondisi fisik yang kurang prima, menyebabkan hasil tes yang tidak baik;
  • Usahakan tiba di tempat ujian lebih awal, dan tidak terlambat;
  • Persiapkan hal-hal yang perlu dibawa pada saat ujian, seperti kartu ujian, kartu identitas, dan perlengkapan lainnya sebelum berangkat.

Saat Mengerjakan Tes Analogi

  • Berdoalah sebelum mengerjakan tes
  • Dengarkan baik-baik arahan dari pengawas
  • Isilah identitas diri dengan lengkap dan rapi;
  • Cermati waktu yang disediakan untuk mengerjakan tes;
  • Gunakan waktu sebaik mungkin, bekerjalah dengan cepat, tepat dan teliti;
  • Jangan langsung menjawab soal, tanpa membaca terlebih dahulu petunjuk pengerjaan soal tes;
  • Hal yang paling penting dalam mengerjakan soal padanan kata adalah menemukan kata kunci atau hubungan khusus dari dua atau lebih kata yang disajikan
  • Semakin khusus/spesifik, maka akan semakin mudah untuk menemukan hubungan yang sesuai.

Misalnya:
BEBEK: AYAM
a. Kuda : Jalak
b. Sapi :Lele
c. Laron: Cicak
d. Kunang-kunang: Kalkun
e. Nila: Hiu

  • Jika ditentukan hubungannya adalah sama-sama hewan, maka itu masih terlalu umum, dan semua pilihan jawaban adalah benar. Tetapi, bila ditentukan hubungannya yang lebih khusus/spesifik, bahwa BEBEK: AYAM adalah sama-sama unggas, maka jawaban yang tepat adalah Nila : Hiu, yaitu sama-sama ikan.
  • Bila telah menemukan hubungan kata, tetapi masih mengalami kesulitan, maka buatlah kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat dengan menggunakar analogi yang ada.
  • Hubungan kata harus mempunyai urutan yang sejalan/searah dengan soal.

Misalnya:KEPALA TOPI
a. Kuas Lukis
b. Bangku : Taman
c. Bibir: Lipstik
d. Gelang: Tangan
e. Sandal Kaki

  • Topi dikenakan di kepala (urutannya topi dulu, baru kaki). Bila menentukan jawaban, maka urutannya juga harus dari belakang.
    Tidak boleh memilih ‘gelang dikenakan di tangan, karena urutannya terbalik. Jadi, hubungan kata yang mempunyai urutan sama dengan soal adalah lipstik dikenakan di bibir. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah jawaban C.

CONTOH TES ANALOGI YANG SERING KELUAR

MERPATI: NURI (kelompok burung)
Cupang: Pari (kelompok ikan)

BELAJAR: PANDAI (banyak belajar agar pandai)
Berpikir : Arif (banyak berpikir agar arif)

KAMPUNG:SAWAH (di kampung banyak dijumpai sawah)
Kota : Gedung (di kota banyak dijumpai gedung)

JANJI : BUKTI (janji harus disertai bukti)
Ucapan:Tindakan (ucapan harus disertai tindakan)

SUNGAI: JEMBATAN (agar bisa melewati sungai, harus mencari jembatan)

Masalah : Jalan keluar (agar bisa melalui masalah, harus mencari jalan keluar)

MATAHARI TERANG (adanya matahari menjadikan terang)
Api : Panas (adanya api menjadikan panas)

UMUM : LAZIM (umum sama artinya dengan lazim)
Längsing : Ramping (langsing sama artinya dengan ramping)
.
SISWA : BELAJAR (tugas utama siswa adalah belajar)
Ilmuwan: Meneliti (tugas utama ilmuwan adalah meneliti)

AIR: ES (air didinginkan menjadi es)
Uap: Air (uap didinginkan meniadi air)

APOTEKER: OBAT (apoteker membuat obat)
Koki: Masakan (koki membuat masakan)

PILOT: PESAWAT (pilot mengemudikan pesawat)
Sopir : Mobil (sopir mengemudikan mobil)

GELOMBANG: OMBAK (gelombang besar, yang lebih kecil disebut ombak)
Gunung : Bukit (gunung besar, yang lebih kecil disebut bukit)

DESIBEL: SUARA (desibel adalah satuan suara)

Volt :tegangan listrik (Volt adalah satuan tegangan listrik

.TEMBAKAU:ROKOK (tembakau adalah bahan baku rokok)
Gandum : Roti (gandum adalah bahan baku roti)

KOSONG : HAMPA (kosong bersinonim dengan hampa)
Cair : Encer (cair bersinonim dengan encer)

MENYUAP POLITIK (dalam politik dilarang menyuap)
Menyontek: Ujian (dalam ujian dilarang menyontek)

SARUNG TANGAN PETINJU (sarung tangan digunakan secara khusus oleh petinju)
Mikroskop: Bakteriolog (mikroskop digunakan secara khusus oleh bakteriolog)

MATAHARI: BUMI (Bumi mengelilingi matahari)
Bumi: Bulan (bulan mengelilingi Bumi)

SERUT: KAYU (serut adalah nama alat untuk melicinkan kayu)
Cangkul : Tanah (cangkul adalah nama alat untuk menggali dan mengaduk tanah)

AIR: HAUS (haus adalah tanda bahwa tubuh membutuhkan air)
Makanan: Lapar (lapar tanda bahwa tubuh membutuhkan makanan)

PELUKIS:GAMBAR (pelukis menghasilkan gambar)
Komponis: Lagu (komponis menghasil-kan lagu)

PETUNJUK : AFIRMASI (dia harus diberi afimasi/penegasan, bukan hanya petunjuk)
Didenda : Ditahan (dia harus ditahan,bukan hanya didenda)

MULUT: MONYONG (monyong adalah kata yang berhubungan dengan mulut)
Hidung: Pesek (pesek adalah kata yang berhubungan dengan hidung)

PENGHORMATAN : JASA (orang yang berjasa akan diberikan penghormatan)
Insentif: Prestasi (orang yang berprestasi akan diberi insentif)

TUBUH: PAKAIAN (tubuh dilindungi dengan pakaian)
Buku:Sampul (buku dilindungi dengarn sampul)

Baca Juga :

Kupas Tuntas Tentang Tes Analogi Seleksi CPNS 2018

Kupas Tuntas Tes Sinonim Seleksi CPNS 2018

Link Penerimaan CPNS 2018 Kementerian Lembaga Lengkap

Formasi CPNS Kemenag Tahun 2018

Kumpulan Soal Latihan CPNS 2018

Soal Penalaran Analitis Seleksi CPNS 2018

Tes Karakteristik Pribadi TKP Seleksi CPNS 2018

Seleksi CPNS 2018 Mengadopsi UNBK

 

AIR: MENGUAP (air dipanaskan akan menguap)
Es:Mencair (es dipanaskan akan mencair)

MASUK AKAL : LOGIS (masuk akal memiliki persamaan makna dengan
Delman : Dokar (delman memiliki persamaan makna dengan dokar)

Demikian semoga bermanfaat

 

Tinggalkan Balasan