POS UAMBN MTs dan MA Tahun 2020

By | 7 Desember 2019

Untuk pemetaan mutu pendidikan dan mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), perlu diadakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN). Penyelenggaraan UAMBN Tahun Pelajaran 2019/2020 diatur melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam rangka standardisasi penyelenggaraan UAMBN, maka disusun suatu prosedur operasional standar penyelenggaraan UAMBN sebagai panduan madrasah dan pemangku kepentingan lainnya.

Tujuan dan Fungsi UAMBN

UAMBN bertujuan untuk pemetaan mutu pendidikan dan mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) secara nasional.

UAMBN berfungsi sebagai: a. Bahan pertimbangan dalam pemetaan mutu madrasah, b. Umpan balik dalam perbaikan program pembelajaran; c. Alat pengendali mutu pendidikan; d. Tidak sebagai penentu kelulusan.

Pendaftaran Peserta dan Mapel yang Diujikan

Terkait dengan peserta, sebagaimana tertera dalam Bab II POS UAMBN ini, disyaratkan harus berada pada tahun terakhir di jenjang MTs dan MA. Sekaligus memiliki laporan hasil belajar yang lengkap mulai dari semester 1 tahun pertama hingga semester 1 tahun terakhir.

Seperti pada pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah tahun sebelumnya, calon peserta harus didaftarkan oleh pihak madrasah melalui aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM).

Mata pelajaran yang diujikan dalam UAMBN 2019/2020, terdiri atas tiga mata pelajaran. Ketiganya adalah Al Quran Hadits, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam. Dimana materinya tetaqp mengacu pada KMA Nomor 165 Tahun 2014 tentang Pedoman Kurikulum Madrasah 2013 PAI dan Bahasa Arab.

2. UAMBN-BK dan UAMBN-KP

Pelaksanaan UAMBN Tahun Pelajaran 2019/2020 menggunakan moda Berbasis Komputer (UAMBN-BK). UAMBN-BK dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, mutu, reliabilitas, kredibilitas, dan integritas ujian. Karena itu, selain mempersiapkan sarana dan prasarana, masing-masing madrasah penyelenggara harus juga menetapkan proktor dan teknisi dan mengusulkannya ke Panitia UAMBN Kabupaten/Kota.

Meski mewajibkan semua madrasah penyelenggara untuk melakukan UAMBN-BK (Berbasis Komputer), namun dalam kondisi darurat dapat juga dilakukan UAMBN-KP (Berbasis Kertas dan Pensil). Untuk melaksanakan UAMBN-KP madrasah penyelenggara harus mengajukan diri ke Kanwil Kemenag Provinsi selambat-lambatnya pada 31 Januari 2020.

Kriteria madrasah yang dapat menyelenggarakan UAMBN-KP sebagaimana tertulis dalam Bab VI POS UAMBN adalah berlokasi di daerah bencana, atau masuk dalam kategori wilayah 3 T, atau rawan gangguan keamanan.

POS UAMBN 2019/2020

Bagi MTs dan MA sebagai penyelenggara dan pihak-pihak lain yang berkepentingan terkait dengan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional tahun 2020, silakan untuk mempelajari POS UAMBN 2019/2020. Tentunya sebagai acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan UAMBN agar berlangsung dengan lancar dan sukses.

Untuk mengunduhnya silakan gunakan tautan berikut ini.

Untuk sedot POS UAMBN Tahun Pelajaran 2019/2020UNDUH DI SINI

Dengan mempedomani Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 5791 Tahun 2019 tentang Prosedur Operasional Standar Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020 diharapkan UAMBN MTs dan MA Tahun Pelajaran 2019/2020 akan lebih sukses dibanding pelaksanaan di tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan