Konsep dan Implementasi Kurikulum Informatika di SMP dan SMA

By | 5 September 2018

Latar Belakang

Konseptualisasi Dan Implementasi Muatan/Kurikulum Informatika Pada Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah didasari dari latar belakang sebagai berikut:

  • Kemampuan Abad 21 mensyaratkan individu yang mampu berpikir kreatif  dan memecahkan persoalan
  • Saat ini, teknologi informasi dan “komputer” sudah tak terpisahkan   dari kehidupan sehari-hari. Indonesia tidakdikehendaki hanya   menjadi pemakai konsumtif, melainkan mampu menghasilkan karya-karya produk TIK yang dilandasi ilmu informatika
  • Negara maju mulai memasukkan aspek keilmuan Informatika ke sekolah sejak usia dini [Ref. CSTA dan K12.org], menggaris-bawahi Perbedaan TIK dengan Informatika dalam pendidikan dasar (penggunaan versus keilmuan).
  • Informatika menjadi salah satu muatan wajib sejajar dengan STEM.

Bagaimana dengan Kondisi Pembelajaran TIK dan Informatika di  Negara Lain?

  1. Kedudukan TIK dan Informatika di Negara Maju: Perbedaan TIK dengan  Ilmu Komputer/ informatika (TIK: focus ke penggunaan dan literasi;   sedangkan Informatika mencakup keilmuan), Informatika untuk  pendidikan sejak dini s.d SMA ditata body of knowledge-nya, Mulai memadukan TIK dan memasukkan “Informatika” dalam kurikulum
  1. STEM, menjadi STEM-C [dengan penambahan C=Computer Science/Informatika] dan sains dan teknologi diajarkan menjadi satu paket
  1. Asosiasi guru (CSTA) serta asosiasi profesi (ACM, IEEE) dan IT  Company telah mengajukan framework untuk kurikulum Informatika    [https://k12cs.org, http://csta.hosting.acm.org/csta/csta/Curriculum/sub/K12Standards.html]
  1. Kurikulum TIK dan Informatika sebelum universitas perlu  mempertimbangkan bahwa tidak semua lulusan SMA akan berprofesi di  bidang informatika,  namun  semua bidang membutuhkan informatika dan TIK sebagai tools.

Kerangka Pengembangan Kurikulum Kompetensi Abad 21 Kemampuan Belajar dan Berinovasi Literasi Digital

Kecakapan Hidup

  • Berpikir Kritis dan Penyelesaian Masalah
  • Kreativitas dan Inovasi
  • Komunikasi
  • Kolaborasi
  • Literasi Informasi
  • Literasi Media
  • Literasi Teknologi
  • Fleksibilitas dan Adaptabilitas
  • Inisiatif dan Mandiri
  • Interaksi Lintas Sosial- Budaya
  • Produktivitas dan Akuntabilitas
  • Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Karakter

Ketaqwaan/religius, cinta tanah air, toleran, menghormati keberagaman, jujur, adil, empati, penyayang, rasa hormat, kesederhanaan, pengampun, rendah hati, integritas, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggungjawab, kerja keras, sederhana, berani, peduli dll.

Usulan Adaptasi dalam Pembelajaran terkait Informatika

  1. Muatan TIK (aplikasi produk TIK untuk menunjang pembelajaran dan tugas sehari-hari) masih perlu diajarkan sebagai bagian dari program literasi digital yang sudah dijalankan
  2. Muatan Informatika difokuskan kepada 5 (lima) knowledge Area yang dirumuskan baik oleh K12cs.org dan CSTA:
  • Computing Systems
  • Networks and the Internet,
  • Algorithms and Programming,
  • Data and Analysis, and
  • Impacts of Computing.

3. Computational thinking di-diseminasikan dalam kegiatan belajar semua muatan (muatan non-informatika   maupun informatika) yg dijadikan basis belajar 4. Praktik terkait muatan informatika akan dipisahkan dari TIK, dan akan diselaraskan dengan materi informatika, maupun terintegrasi dengan TIK dan muatan mata pelajaran lainnya

Tujuan

“Membentuk manusia Indonesia menjadi insan yang cerdas dan punya daya saing di regional maupun global”

  • Kecakapan Abad ke-21 (4C)
  • Literasi Dasar (6L)
  • Revolusi industri generasi keempat (IR4.0)
  • Science, Technology, Engineering, Mathematics (STEM)

Ruang Lingkup Muatan Informatika

Berpikir, yaitu Computational Thinking yang menjadi landasan dan prinsip pemecahan persoalan yang akan diselesaikan dengan bantuan komputer

Berkarya dan terampil, dalam menggunakan teknologi dan menghasilkan produk TIK serta berkomunikasi di dunia digital dengan memanfaatkan sarana/tools TIK

Berpengetahuan, tentang keilmuan informatika yang mencakup lima konsep yang merupakan pilar pengetahuan yaitu Teknik Komputer (TK), Jaringan Komputer/Internet (JKI), Analisis Data (AD), Algoritma dan Pemrograman (AP), dan Dampak Sosial pemanfaatan Informatika (DSI).

Berkarakter, dalam mendayagunakan teknologi untuk menunjang kehidupan dan berkomunikasi

Strategi implementasi Muatan/Mapel Informatika

SMP/MTs SMA/MA

Implementasi Mata Pelajaran Informatika di SMP/MTs diajarkan secara terstruktur sebagai pilihan berdasarkan minat siswa dan dilaksanakan secara bertahap mulai dari kelas VII.

Implementasi Mata Pelajaran Informatika di SMA/MA diajarkan secara terstruktur sebagai pilihan berdasarkan minat siswa sesuai dengan kaidah pada Peraturan Menteri Pendidian dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2014 tentang Peminatan Pada Pendidikan Menengah dan dilaksanakan secara bertahap mulai dari kelas X.

Prasyarat Guru TIK

Guru TIK seharusnya tidak hanya memahami Pemanfaatan TIK tetapi juga memahami tentang kemampuan Berpikir Komputasional dan Dampak Sosial Informatika

untuk detilnya silahkan dibaca DISINI

Demikian, semoga bermanfaat

 

 

Tinggalkan Balasan