Pendaftaran Calon Peserta PPG Tahun 2018

By | 19 Februari 2018

ppg 2018

Dalam Rangka pelaksanaan sertifikasi guru dlam jabatan melalui Pendidikan Profes Guru (PPG) dalam jabatan, Dirjen guru dan tenaga kependidikan kementerian Pendidikan dan kebudayaan akan membuka pendaftaran calon peserta PPG  untuk pelaksaan tahun 2018-2022. Pelaksanaan PPG dalm jabatan berpedoman pada Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2017 tentang perubahan  Peraturan No 24 tahun 2018 tentang guru.

Persyaratan akademik

Calon peserta PPG Dalam Jabatan harus mengikuti seleksi kemampuan akademik melalui tes online. Seleksi kemampuan akademik meliputi tes potensi akademik (TPA), tes pedagogik, tes bidang studi, dan tes bakat dan minat.

Standar  minimal  nilai  hasil  seleksi  kemampuan  akademik  calon peserta  ditetapkan  oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, untuk tahun 2018 ditetapkan batas lulus pretest adalah 50 untuk program studi kejuruan dan 60 untuk program studi non kejuruan.

Persyaratan administrasi

Calon peserta wajib memenuhi persyaratan administrasi sebagai berikut.

  1. Diangkat sebagai guru sampai dengan 31 Desember 2015.
  2. Terdaftar pada Dapodik Kementerian Pendidikan  dan  Kebudayaan per tanggal  31  Juli 2017.
  3. Memiliki NUPTK (dapat dipenuhi setelah lulus pretest).
  4. Memiliki kualifikasi akademik  sarjana  (S-1)  atau  diploma empat  (D-IV)  dari  perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi, dibuktikan dengan scan ijazah S-1/ D-IV.
  5. Berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang sesuai dengan program studi pada PPG yang akan diikuti.
  6. Masih aktif  mengajar dibuktikan  dengan  memiliki  SK  pembagian tugas  mengajar  dari kepala sekolah 5  lima) tahun terakhir (mulai tahun 2014 sampai dengan 2018).
  7. Berstatus guru PNS, guru Bukan PNS di sekolah negeri, dan guru tetap yayasan (GTY). Guru bukan PNS di  sekolah negeri dibuktikan dengan SK Pengangkatan dari Kepala Daerah atau Kepala Dinas Pendidikan 5 (lima) tahun terakhir (mulai tahun 2014 sampai dengan 2018).
  8. Berusia setinggi-tingginya 58 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun 2018.
  9. Sehat jasmani dan rohani.
  10. Bebas Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza).
  11. Berkelakuan baik.

Persyaratan guru bukan PNS di sekolah negeri seperti disebutkan pada angka 7 di atas, hanya berlaku  untuk pendaftaran  dan pelaksanaan  PPG Dalam  Jabatan,  tidak  berlaku  untuk persyaratan pembayaran tunjangan profesi pendidik. Biaya pelaksanaan PPG Dalam Jabatan bagi guru  bukan PNS  di  sekolah  negeri menjadi  tanggungjawab Pemerintah Daerah  atau Satuan Pendidikan, kecuali guru yang mengajar di daerah khusus (3T).

  1. Aplikasi pendaftaran calon  peserta  PPG  Dalam  Jabatan  dapat dibuka  melalui alamat http://simpkb.id.
  2. Guru membuka situs tersebut untuk melakukan pendaftaran sebagai calon  Peserta  PPG Dalam  Jabatan  dengan  menggunakan  akun  individu masing-masing.  Guru mengunggah (upload)  hasil pindai  (scan) ijazah asli  S-1/D-IV. Bagi  guru  yang terkendala  dengan  akses internet, pendaftaran dapat dibantu oleh kepala sekolah atau dinas pendidikan.
  3. Guru menetapkan program studi yang akan diikuti dalam PPG. Ketentuan penetapan program studi PPG adalah  linier  dengan program studi/jurusan  pada ijazah S-1/D-IV  yang  dimiliki. Daftar linieritas program studi PPG pada Lampiran II.
  4. Guru mengisi nama perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan ijazah S-1/D-IV.
  5. LPMP melakukan verifikasi dan validasi kesesuaian atau linieritas antara program studi PPG yang dipilih dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-4. Hasil verifikasi dan validasi tersebut dinyatakan dengan 3 (tiga) kategori sebagai berikut.
  • “Diterima” jika program studi PPG yang dipilih linier dengan program studi/jurusan pada ijazah S-1/D-IV.
  • “Ditolak” jika program studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV dan tidak dimungkinkan  adanya  perbaikan.  Contoh: Guru  dengan  kualifikasi  akademik  Sarjana Hukum tidak linier dengan program studi PPG yang ada.
  • “Diperbaiki’ jika bidang studi PPG yang dipilih tidak linier dengan ijazah S-1/D-IV tetapi dimungkinkan  adanya  perbaikan.  Contoh:  Guru dengan  kualifikasi  akademik  Sarjana Bahasa  Inggris  memilih program  studi  PPG  Guru  Kelas  SD.  Jika  Guru  tersebut  ingin mengikuti PPG maka guru harus memperbaiki program studinya menjadi Bahasa Inggris.
  1. Guru yang lolos verifikasi dan validasi yang berstatus “diterima” dinyatakan sebagai peserta pretest PPG Dalam Jabatan.
  2. Waktu dan tempat pelaksanaan pretest  akan  diinformasikan  setelah proses  penempatan (plotting) peserta pretest ke TUK selesai.

Baca Juga :

Modul Guru Mapel Fisika

Modul PKB SD Kelas Awal 2017

Jadwal Pendaftaran Peserta PPG 2018

  1. Pendaftaran calon peserta Pretest PPG Dalam Jabatan oleh Guru tanggal 17 Februari – 2 Maret 2018
  2. Verifikasi dan validasi linieritas antara bidang studi PPG dengan  ijazah S-1/D-IV oleh LPMP tanggal 19 Februari – 5 Maret 2018
  3. Penetapan TUK oleh LPMP tanggal 19 – 21 Februari 2018
  4. Penempatan (Plotting) TUK calon peserta Pretest PPG Dalam Jabatan  oleh LPMP tanggal 6 – 10 Maret 2018
  5. Cetak kartu calon peserta Pretest PPG Dalam Jabatan oleh Guru tanggal 12 – 14 Maret 2018
  6. Pelaksanaan Pretest PPG Dalam Jabatan di TUK oleh Ditjen GTK tanggal 20 – 31 Maret 2018

Direktur  Jenderal  Guru  dan  Tenaga  Kependidikan  akan  mengadakan kegiatan  Sosialisasi  dan Koordinasi Proses Pendaftaran Calon Peserta PPG Dalam Jabatan  pada minggu ke-4 Februari 2018.

PPG Dalam Jabatan. Adapun yang dimaksud Linier yang dimaksudkan di sini adalah kesesuaian antara program studi pada ijazah S-1/D-IV dengan program studi PPG Dalam Jabatan.

Link Pendaftaran http://simpkb.id

Download Pengumuman Resmi (disini)

Demikian informasi terkait Pendaftaran Calon Peserta PPG Tahun 2018 untuk pelaksanaan PPG dalam Jabatan tahun 2018-2022, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan